Komidi Putar

Komidi Putar

Bayangan itu sekelebat dan cepat. Datang diantara kontrasnya cahaya komidi putar dan gelap malam. Silau. Orang awam tak akan mampu melihatnya dengan mata telanjang, hingga aku berkesimpulan ini pesan masa depan. Aku melihatnya meski tak jelas, menatapnya, membangun koneksi yang terasa kuat, lalu ia pergi, kemudian menghilang begitu saja.

Jakarta, 04 Juli 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s