Tentang Bicara

Bicara tentang Cinta,
Kata mereka, hati-hati jatuh cinta. Mudah, tapi efeknya besar. Mengapa harus ‘jatuh’? Ketika mereka mempertanyakan sebuah teka-teki, ‘jatuh apa yang paling menyenangkan?’ mungkin sebagian besar akan menjawab dengan ‘jatuh cinta’, saya pun demikian.

Dulu.

Bicara tentang sayang,
Haruskah sayang terucap ataukah dapat tersirat dengan segala tindakan? Sebagian besar mungkin akan menjawab bahwa rasa sayang dapat terasa secara tersirat, saya pun juga beranggapan demikian.

Dulu.

Bicara tentang Dia,
Bicara tentang kamu yang sudah beberapa lama ada di dalam hari saya. Sebagai teman baik, pendengar yang setia, motivator yang selalu bisa membuat senyum saya kembali. Saya sungguh berterimakasih pada semesta yang telah ‘tidak sengaja’ mempertemukan kita.

Dulu.

Saya jatuh cinta, saya sayang,
tapi katamu itu tak cukup. Ya, hidup bukan opera sabun yang hanya menyiarkan mimpi, fantasi, dan harapan. Ada saatnya kenyataan harus benar benar kita hadapi.

Kamu mengajarkan saya banyak hal,
tentang hidup, tentang masa lalu, tentang masa depan. Bagaimana semua pengalamanmu membuka mata saya untuk tetap hidup.
Kita mungkin sama-sama dipertemukan untuk belajar, sama-sama menaruh perasaan untuk tau bahwa hidup tak seindah di layar kaca. Walau pada akhirnya, ujungnya, tidak seperti yang saya bayangkan, mungkin yang kamu juga bayangkan. Saya tahu bukan saya yang salah, ataupun kamu. Bukan juga waktu.

Semesta, boleh saya meminta?
Saya lelah. Boleh saya beristirahat sebentar?

Jakarta, 14 Juli 2016
06.16 a.m

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s